Dekan Fakultas Syariah IAITF Dumai Siapkan Akreditasi Prodi Muamalah, Optimis Menuju Peringkat “Unggul”

SahabatRiau
0




Dumai – Fakultas Syariah Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai terus menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu akademik melalui persiapan akreditasi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah). Saat ini, prodi tersebut telah meraih peringkat “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), dan tengah bersiap untuk melangkah lebih jauh menuju peringkat tertinggi, yaitu “Unggul”.


Dekan Fakultas Syariah, Dr. Can Susiana, MA, menyampaikan bahwa capaian “Baik Sekali” merupakan fondasi penting yang harus ditingkatkan secara sistematis dan berkelanjutan. Menurutnya, akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan refleksi kualitas tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.


Dalam proses persiapan menuju akreditasi unggul, Fakultas Syariah telah melakukan berbagai langkah strategis. Di antaranya adalah penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa, serta perluasan jejaring kerja sama baik nasional maupun internasional, khususnya di kawasan pesisir Selat Melaka.


Selain itu, pembenahan tata kelola berbasis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) juga menjadi fokus utama. Fakultas memastikan bahwa setiap indikator kinerja utama (IKU) terukur dan terdokumentasi dengan baik, sehingga mampu memenuhi standar akreditasi yang lebih tinggi. Digitalisasi sistem akademik dan peningkatan layanan mahasiswa turut menjadi bagian dari transformasi tersebut.


Dr. Can Susiana juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh civitas akademika dalam mencapai target tersebut. “Akreditasi unggul bukan hanya tanggung jawab pimpinan, tetapi hasil kerja kolektif seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni,” ujarnya dengan penuh optimisme.


Lebih lanjut, Fakultas Syariah IAITF Dumai juga mendorong integrasi nilai-nilai keislaman dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri, terutama dalam pengembangan keilmuan hukum dan ekonomi syariah berbasis kawasan pesisir yang memiliki karakteristik sosial-ekonomi yang unik.


Dengan berbagai upaya tersebut, Fakultas Syariah IAITF Dumai optimis dapat meningkatkan peringkat akreditasi Program Studi Muamalah menjadi “Unggul”. Capaian ini diharapkan tidak hanya meningkatkan reputasi institusi, tetapi juga memperkuat kontribusi IAITF dalam mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, dan berdaya saing global.


Langkah progresif ini sekaligus menjadi bagian dari visi besar IAITF Dumai untuk menjadi pusat unggulan pengembangan keilmuan Islam yang adaptif, kontekstual, dan berorientasi masa depan. Jika “Baik Sekali” adalah pijakan, maka “Unggul” adalah lompatan strategis—dan Fakultas Syariah tampaknya sudah mengambil ancang-ancang dengan sangat serius.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)